Tepat 00:00 waktu ambigu
24/7 menjadi saksi bisu
Aku yang tak pandai berdialog palsu
Dipaksa berkoar memantik pilu
Mencipta resah tak kunjung berlalu
Segenggam harapku padamu
Kini ambyar terpupuk ragu
ketikanku-alfarizi.blogspot.com
Sampai kapan aku harus menunggu?
Percikan maaf dari lidahmu yang kelu
Apa iya ini hanya sekadar angan nan halu,
Atau analisaku saja yang keliru (?)
Kamu, pintaku hanya satu
Tetap menjadi manusia yang kukenal dulu
Demikian, untuk kamu
Dari aku yang kau anggap lugu
sebelum ini ada : Cinta BUKAN Bakat


0 komentar:
Posting Komentar