• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Kamis, 16 Mei 2019

Perjalanan Teman

Setiap luas kepalan
benda sibuk dalam genggaman
dari cahaya sampai celaka
ada bagian yang terlupa

Kesepian dalam kebosanan
tak menguatkan penderitaan
dari segala penjuru, tentu kau dituju
segala sumber peraduan perubahan

Tak menguatkan iman jika sembarang
dari segala perang perpecahan
timbul ketakutan dalam kenikmatan
sepasang mata melumat segala cahaya

ketikanku-alfarizi.blogspot.com

Dari tempat-tempat perkumpulan
tiada mengasikan—mengasingkan
internet sumber produksi yang ruwet
o, buku-buku tiada lagi mereka lahap

Kemajuan zaman perubahan
beberapa kawan ikut terjerumuskan
kebahagiaan banyak ditinggalkan
permainan tak mengindahkan

Sadarlah, temanmu ini kesepian
jangan terus maju dalam kecanggihan
tentu kematian tak mengenal arahan
Segala dilupa, menyakitkan bukan?





by: mesinketik
4ward: ketikanku-alfarizi.blogspot.com

Rabu, 10 April 2019

Bundar, Bulat

Mungkin ini memang saatnya aku sadar
Bahwa yang ku pertahankan, hanya membuat hati ini panas seperti terbakar
Terbakar rasa cemburu yang amat besar
Kau buat semuanya terasa hambar
Disatu sisi, aku mencoba untuk mempertahankan dengan beribu sabar
Namun, disisi lain kau sengaja menghalalkan segala cara untuk bubar

ketikanku-alfarizi.blogspot.com

Yang awalnya ku kira bertahan selama berabad-abad, ternyata hanya bertahan seperti kilat
Waktu yang teramat singkat dan cepat
Bisakah aku menahan waktu agar bergerak lambat
Mungkin, dirimu bukan orang yang tepat
Hingga akhirnya keputusan yang sudah bulat
Sudah tak bisa diganggu gugat
Dan mengakhiri sebuah hubungan dengan kata 'Tamat'






Minggu, 10 Maret 2019

Aku Mencintaimu

Aku mencintaimu, yang tiada sebab dan akibat untuk meninggalkan, tiada perantara yang menjadikannya ragu.

Aku mencintaimu tanpa alasan yang seringkali dipermasalahkan, tanpa perkara duniawi yang bersifat sementara.

Aku mencintaimu yang tiada berkesudahan, tiada kekal hingga kembali ke kampung halaman.

Aku mencintaimu yang tiada diperdebatkan, tanpa alur seperti politik berlengan panjang.

Aku mencintaimu yang tiada orasi maupun sorak sorai seperti sebuah pertunjukan, tanpa perhelatan yang menampakkan segalanya.

Aku mencintaimu, tanpa tanya dan jeda, saling terhubung yang demikian terikat.

Aku mencintaimu, suara lembut menyentuh, embun terbawa dengan dinginnya.

ketikanku-alfarizi.blogspot.com

Aku mencintaimu, puisi tersirat, sepinya dalam lamunan, yang menggetaran seisi bumi.

Aku mencintaimu, yang rindu tertuju padamu, menjadikannya menetap tanpa lelah untuk bercumbu.

Aku mencintaimu, benderang rembulan diatas gemintang, menjadikannya indah pada senyum nun merekah.

Aku mencintaimu, mengudara memasuki setiap celah persendianku, menjadikannya hujan pada setiap doa dan ikhtiar.

Aku mencintaimu, menutupi lara yang kian berontak, menjadikan amarah luluh tanpa bisa kembali utuh.

Aku mencintaimu, menjadi kaku pada jasadku yang ingin memeluk ragamu, dengannya kembali hidup, setengah kesempurnaan sebelum lelap mendatangiku.

Dan aku mencintaimu, padamu dan untukmu kasih sayang dalam satu ikatan, menjadikannya bahagia hingga pulang aku dapatkan.

#xw